Berita Sambut Ramadhan, Disciples MI Goes to Public

Sambut Ramadhan, Disciples MI Goes to Public

86
Suasana Pengajian Umum disciples MI bersama Warga yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Tambakaji Ngaliyan, Sabtu (04/05).

Militan.co, Semarang- Monash Institute Semarang mengadakan kegiatan Disciples Goes to Public dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 HKegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (04/05) yang bertempat di Masjid Nurul Iman Tanjungsari merupakan kegiatan yang mewadahi para disciples untuk berbaur dengan masyarakat.

“Alhamdulillah kita ngaji bareng dengan masyarakat di lingkungan sekitar pesantren,” kata Ketua Panitia yang sekaligus Menteri Peribadatan dan Pembangunan Karakter Lida Nasrul Amanah.

Kegiatan Disciples Goes to Public ini dilaksanakan dari mulai pagi hari hingga malam hari. Pada pagi hari kegiatan ini diisi dengan acara Khataman Bil Ghaib dan doa bersama untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Sementara, kegiatan pada malam hari di isi dengan tabligh akbar oleh Ustadz Muhammad Abu Nadlir.

Menurut Lida, kegiatan Disciples Goes to Public ini selain untuk menyambut Ramadhan juga bertujuan untuk menjalin silaturahim bersama warga sekitar Monash Institute. “Semoga bisa tiap tahun. Kalau bisa akan kami agendakan tiap bulan. Insyaa’a Allah,” ujar perempuan asal Tasikmalaya tersebut.

Sementara itu, Presiden Monash Institute Yusuf Abdullah mengatakan kegiatan ini sangat bagus bagi disciples Monash Institute untuk dapat bersosialisasi dengan masyarakat secara lebih baik lagi.

“Kegiatan Disciples Goes to Public merupakan kegiatan yang bagus untuk disciples berbaur dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar Monash Institute,” ucap Yusuf.

Selain itu, Yusuf mengharapkan setelah diadakannya acara ini, para disciples dapat membangun relasi dengan masyarakat sekitar dan dapat berperan aktif dalam kegiatan masyarakat. Ada banyak program ke depan yang berhubungan dengan lingkungan sekitar, seperti kerja bakti, ronda malam, ngaji bersama warga, dan sebagainya.

“Saya berharap setelah adanya kegiatan ini, disciples dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan masyarakat, dan disciples dapat membangun relasi dan bersinergi dengan masyarakat sekitar,” pungkas Yusuf. (Red LA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here